Selamat Datang!!

Bagi yang berhasil menemukan blog ini, berarti antum sampai di hati saya, dimana semua kata yang tak pernah terucap dan semua rasa yang tak pernah tersingkap, ditulis, dalam sajak yang sederhana, dan harap bijaksana dalam melihat ini semua.....
by : Havid Aqoma KHoiruddin

Dekat.....Jauh.....

Kita dekat
jarak yang tidak jauh 
membuat kita bisa saja bertemu
tapi kita tak mau
waktu yang mungkin masih panjang
membuat kita bisa saja berjumpa
tapi kita tak kuasa
kita hanya menjaga masing-masing cinta
kenangan terakhir yang kita lukis
mungkin saja terlalu indah tuk di pandang
sehingga menciptakan khayalan masa depan
yah mungkin hanya khayalan
atau harapan akan kebersamaan
komitmen kita sama
tuk tak bisa bersama sekarang
tuk tak bisa berjumpa 
karena kita dekat 
tapi kita jauh
menjauh
tuk pertemuan yg lebih indah
karena kerinduan yang membuncah
sabarlah
kini menjauh
tapi kita dekat
karena kita jauh
tuk menjadi dekat

cukuplah

cukuplah debar hati ini tanda cintaku
cukuplah pertemuan singkat ini menjadi awal sebuah lagu
cukuplah kebersamaan ini menjadi kenangan indah bersamamu
cukuplah tatapan ku mewakili hatiku
cukuplah dirimu dalam doa-doaku
sebagai wakil cintaku padamu
ku berdoa semoga kau bahagia selalu
ku berdoa semoga kita kan bersama selalu
saat ini ku memang belum mampu menggandeng tanganmu
biar waktu
biar waktu yang menentukan takdir aku dan kamu
hingga masa lalu akan berlalu
hanya menjadi kenangan yg indah dan lucu
saat dimana kita masih malu-malu
ku hanya berharap satu
yaitu kebahagiaanmu
dan aku
hanya ingin menjadi pembahagia dirimu
semoga kita kan terus bersama
hidup bahagia di dunia
atas ridho Nya
hingga surga Nya
aamiin

oh ya,
semoga kelak puisi ini sampai kepadanya :)


by havid aqoma k

Cinta tak butuh alasan

Cinta tak butuh alasan
ia ada karena ia ingin
tapi ia bisa hilang karena kau ingin
seperti rasa-rasa yang lain
ia hadir tanpa bentuk
seperti hati yang membeku karena rasa dingin
atau rasa panas yang membakar jiwa
cinta tak butuh alasan
untuk tumbuh di hati tiap orang
cinta tak pernah mengerti arti kemiskinan
juga tak pernah mengerti bagaimana mewahnya kekayaan
yang cinta tahu hanyalah
bagaimana menghadapi segala kesulitan dan kesenangan 
bersamamu tuk habiskan kehidupan
cinta tak akan pernah malu akan kekuranganmu
namun cinta juga tak pernah bangga akan kelebihanmu
cinta hanya mengerti
bagaimana melengkapi kekurangan
saling melengkapi layaknya puzzle kehidupan
cinta tak pernah marah karena kesalahanmu
cinta juga tak pernah berpuas diri dengan usahamu
cinta marah hanya saat kau tersesat
cinta juga puas hanya jika ada senyum di wajahmu walau sesaat
cinta tak pernah sedih karena kehilanganmu
cinta juga tak pernah bahagia karena memilikimu
tapi cinta sedih karna kehilangan kesempatan membahagiakanmu
dan cinta bahagia karena dapat berkorban, hanya demi kebahagiaanmu
tahukah kau
cinta selalu bahagia
walau kadang terdapat warna kesedihan, kemarahan, serta keputus asaan
walau rasa pahit menghantui kehidupan
tetap saja
warna cinta, indah di akhir rasanya


by havid aqoma khoruddin
ditulis saat bayangan terukir, pada lembaran-lembaran baru

pisah

menatap langit yang biru,
senandung nyayian burung-burung terdengar merdu,
memanjakan telinga,
meromantiskan saat-saat kita bersama,
panas siang yang menyengat segar,
 menghangatkan hati dan jiwa yang menerpanya,
saat senyap keheningan kenangan telah pudar,
kau datang bagai rembulan di malam yang petang,
terang,
menembuskan cahaya kerinduan melintasi bintang-bintang.
Binatang malam yang bersenandung bak pengamen jalanan,
sahut menyahut mengiringi kedatanganmu di hatiku,
menumbuhkan nyayian hati yang tak kunjung selesai,
terus mendebarkan hatiku,
siang dan malam ku ingin bersamamu.
Sebenarnya tak ingin ku akhiri perasaan ini,
jika kubunuh cinta di dada,
maka hati ini kan terluka,
jarak yang terbentang begitu panjang,
dinding pembatas begitu tinggi menjulang,
susuri dinding yang tinggi ini,
tapaki jalan kehidupan masin-masing,
hanya harap bertemu di penghujungnya.
Tak bisa kulupa kenangan,
yg membuat hati ini selalu terkenang,
saat bersamamu,
sudah cukup bagiku tuk merasa bahagia,
dalam fase kehidupan ini.

by havid aqoma k

Terlalu Cinta

Apa aku terlalu cinta
hingga tenggelam dan terdiam
hanyut oleh aliran kehidupan
dan tak sempat menyadari
bahwa kau selalu bertingkah aneh
tak pernah menunjukkan cinta
padahal ku tahu 
ada perasaan cintamu padaku
walau ku tak pernah tahu
seberapa dalam cintamu itu
apa aku harus dingin
menyikapi semua perilakumu
agar engkau bisa bersikap hangat
dan mencairkan suasana ini
entah apa aku terlalu cinta
hingga siap tuk dipermainkan
seperti bola ping pong
di pantul sana
di pantul sini
hingga aku pusing sendiri
tapi apa mau dikata
hati ini tak bisa disetir
bagaimana ia mencinta
dan seberapa dalam cinta itu
hati hanya tahu
bahwa ia bahagia
disaat dirimu bahagia
hati yang terlalu mencinta
biasanya hanya takut kehilangan
saat saat kita bersama


by havid aqoma khoiruddin