Selamat Datang!!

Bagi yang berhasil menemukan blog ini, berarti antum sampai di hati saya, dimana semua kata yang tak pernah terucap dan semua rasa yang tak pernah tersingkap, ditulis, dalam sajak yang sederhana, dan harap bijaksana dalam melihat ini semua.....
by : Havid Aqoma KHoiruddin

Hanya Rasa

Gileeee sebenarnya pengen galau2 sok puitis gitu...
Cuma kayaknya bosen aja....
Atau sbenarnya lg kehabisan kata2 yg buat leleh banget...
Tapi ya gitu lah pokoknya...
Malam ini lg mikirin rasa cinta...
Apakah rasa ini akhirnya berakhir dengan masa depan....
Atau hanya menjadi kenangan...
Aku hanya bingung...
Ini rasa cinta?
Atau hanya suka...
Atau memang benar ini cinta...
Berarti tinggal berani aja...
Iya berani...
Seperti Ali....
Ali bin Abi Thalib....


Sepi yang merayap dalam hatiku
Tak terbendung rasanya ia merundung jiwaku
Membuat segalanya sepi
Sampai kau hadir dalam kehidupanku lagi
Membuat hati ini berdebar
Berdegup kencang
Apakah ini cinta?
Ya Allah, berikanlah aku cinta
Cinta yang sejati
Ku ingin sekali bisa bahagia dalam mencintai hamba-Mu
Cinta yang dapat membuat hati ini tenang dan selalu menambah ketaqwaan kepadaMu
Bismillah......
Semoga ini jalan yang Engkau ridhai ya Allah




by havid aqoma khoiruddin

Lagu yg bener2 nge Random

Lirik lagu afgan ini begitu menyentuh, dan sesuai dgn........ hahah :D

Demi cinta ku pergi
Tinggalkanmu relakanmu
Untuk cinta tak pernah
Ku sesali saat ini
Ku alami ku lewati
Reff:
Suatu saat ku ‘kan kembali
Sungguh sebelum aku mati
Dalam mihrab cinta ku berdoa semoga
Suatu hari kau kan mengerti
Siapa yang paling mencintai
Dalam mihrab cinta ku berdoa padaNya
Karena cinta ku ikhlaskan
Segalanya kepada-Nya
Untuk cinta tak pernah
Ku sesali saat ini
Ku alami ku lewati
Back to Reff: 2x
Suatu saat ku ‘kan kembali
Sungguh sebelum aku mati
Dalam mihrab cinta ku berdoa semoga
Suatu hari kau ‘kan mengerti
Siapa yang paling mencintai
Dalam mihrab cinta ku berdoa pada-Nya
Semoga semoga …


diamku

diamku sekarang bukan berarti tak peduli
tapi hanya tanda cinta yang terkendali
jika memang bukan aku yg tercipta untukmu
biarlah kau bisa bebas memilih yg lain
yg bisa membahagiakan mu
tanpa terbebani rasa terhadapku

diamku bukan tanda pengecut
tapi hanya tanda cinta yg tak mampu
tak mampu menikahimu
tak mampu mencukupi kebutuhan lahirmu

tunggulah.......
tunggulah sebentar lagi......

saat ku mampu nanti
tunggulah aku di depan rumahmu
membawa pinaganku untukmu
agar kita bisa bersama
bahagia selamanya
hingga maut menjemput kita


Layaknya Bulan....

Layaknya melihat matahari,
Itulah cara yang sangat aku hindari untuk mencintaimu,
Hanya terpesona oleh silau pesonamu
Tapi ku tak tahan dengan segala kekuranganmu
Membuatku hanya menjadi setumpuk abu,
Hangus tak bersisa....

Layaknya melihat bulan,
Begitulah cara mecintaimu yang ku ingin,
Tak akan pernah bosan memandang,
Selalu terpesona oleh keindahan,
Kau yang selalu menerangi sang malam yang gelap,
Walau ku harus menerima dengan segala lubang-lubang, bahkan kawah-kawah yang ada pada dirimu,
Tapi ku bahagia, 
dengan mencintaimu, 
selalu......